Minggu, 25 Agustus 2013

40% Rakyat Indonesia Hidupnya hampir Miskin



40% Rakyat Indonesia Hidupnya hampir Miskin
Dalam simakrama keluarga besar Bapak Hashim S. Djoyohadikusumo di Kartika Plaza Hotel hari Minggu 25 Agustus 2013, yang dihadiri oleh keluarga besar beliau serta tokoh-tokoh masyarakat Islam, Hindu, Budha, Kristiani, Perhimpunan Tionghoa dan para caleg Partai Gerindra seluruh Bali, pada kesempatan itu pula Ibu Ani Hashim memperkenalkan para penggerak yayasan kemanusiaan yang beliu bina sejak 1988 dari Indonesia Bagian Timur.
Sambutan Bapak hashim  dalam simakrama tersebut menyampaikan bahwa beliau bersama Bapak Haji Prabowo Subianto  mendirikan partai didorong oleh rasa prihatin melihat kondisi  Bangsa ini, karena data dari Bank Dunia melalui surveinya rakyat Indonesia 52% masih di garis kemiskinan sedangkan Pemerintah Kita mengakui hanya 12% saja Rakyat Indonesia yang dihidup miskin sedangkan yang 40% berada posisi hampir miskin, beliau juga berpesan agar Bapak H Prabowo yang akan menjelaskan kondisi bangsa ini kepada para hadirin, dari situasi kondidi itulah sekelumit yang melatar belakangi hingga terbentuknya Partai Gerakan Indonesia Raya pada tahun 2008..
Perjuangan perlu pengorbanan, kehadiran bapak Ibu, saudara sampai ketempat ini jauh-jauh dari daerah butuh suatu pengorbanan meninggalkan anak istri, suami ataupun keluarga tercinta dirumah hanya menghadiri Sima Krama demikian awal sambutan Pak Prabowo , beliau juga menyampaikan bahwa pada siang harinya sempat bertemu dengan kelompok petani anggur di kabupaten Gianyar dalam pertemuan tersebut diadakan dialog interaktif dengan para petani, Bapak H Prabowo mengetahui betul persoalan yang dihadapi petani dari Sabang sampai ke Merauke keluhan petani sama, biaya produksi mahal, modal produksi susah didapatkan kalaupun dapat dengan biaya bunga yang sangat mahal sampai dengan 10% dan akhirnya pada saat panen harga jatuh.
Partai Gerindra bertekad untuk melakukan perubahan yang lebih baik, solusi yang di tawarkan Partai Gerindra melalui “6 Program Aksi” , maka diingatkan kepada seluruh kader partai wajib memahami dari visi serta missi dari 6 program aksi tersebut untuk dapat disebar luaskan kepada masyarakat, beliau juga sangat menyayangkan karena keterbatasan media untuk menyampaikan pesan-pesan penting dari kontrak Politik Program Kerja Partai Gerindra kedepan.
Pada kesempatan tersebut Pak Prabowo menyampaikan bahwa kesejahtraan serta kemakmuran Rakyat sangat bisa tercapai apabila Pemerintah mau sungguh-sungguh mensejahtrakan rakyat sebagai contoh bahwa Bali memnghabiskan 22 juta botol wine setiap tahun, dan sekarang baru 1,2 juta botol yang terpenuhi dari produksi petani (dalam negeri) sedangkan sisanya dari impor, ini merupakan langkah nyata yang dilakukan oleh bapak/ibu angkat petani sehingga petani anggur bisa menikmati hidup yang lebih layak, untuk angka 40% rakyat yang hampir miskin beliau sampaikan jangan sampai jatuh sakit, karena apabila mereka sakit akan jatuh miskin, dan masih banyak angka-angka yang tidak mau jujur diakui pemerintah dalam mensejahtrakan rakyat.
Pesan bapak Prabowo kepada kader dan caleg Partai Gerindra agar jangan petantang petenteng dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat, serap dan dengarkan keluhan rakyat carikan solusi sehingga partai Gerindra menjadi partai yang baik, bukan menjadi Partai yang membohongi rakyat dengan janji-janji kosong setiap 5 tahunan, beliau juga mengajak orang-orang baik ikut berpartai karena pada prinsipnya Gerindra menginkan berbuat kebaikan untuk Bangsa ini, tujuan partai politik adalah baik untuk mengambil kebijakan yang baik mensejahtrakan masyarakat, kita mendirikan partai bukan untuk membohongi rakyat, mengambil keuntungan kelompok maupun individu, bukan  untuk kepentingan Partai, mari bergerak berbuat baik biarlah masyarakat yang akan menilai bahwa Partai Gerindra hadir untuk kepentingan bangsa sehingga Bangsa kita menjadi bangsa yang besar dan bermartabat di mata dunia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar